Pembimbingan Guru Kristen Untuk Membangun Karakter Siswa Di Era Digital

Penulis

  • Nurmiati Marbun STT Injili Indonesia Medan

Abstrak

Abstract: Guiding the character of students in modern times is not an easy thing, because the character of students in the digital era is very different from the character of students in the past. Students in the past were easy to manage and direct, but in the digital era students are very difficult to manage, direct and advise, because they have different lifestyles. Children in the digital age have been shaped and influenced by technological developments. Just look at the lifestyle of today's school children, they can already enjoy super-fast mobile Internet services. Not only enjoying the sophistication of this technology, but can do anything via smartphone, ranging from entertainment, study, work, and so on. One of the negative impacts of technological developments on the renewal of students' character in the digital era is that the moral decline in society, especially teenagers and students, is a serious socio-cultural challenge. So a teacher must really realize that their status is not only seen by people as a profession but teachers are also seen as people who are trusted to teach, educate and guide to build the character of students in this digital era.     Key Word: Mentoring; Character; Students.Abstrak: Membimbing karakter Siswa di zaman modern ini bukan hal yang mudah, karena karakter siswa di era digital sangat berbeda dengan karakter siswa di zaman dulu. Siswa di zaman dulu mudah diatur dan diarahkan, tetapi di era digital siswa sangat susah diatur, diarahkan dan dinasihati, karena mereka memiliki pola hidup yang berbeda-berbeda. Anak-anak di era digital telah terbentuk dan dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. Lihat saja gaya hidup anak-anak sekolah di zaman sekarang, mereka sudah bisa menikmati layanan mobile Internet yang super cepet. Bukan hanya menikmati kecanggihan teknologi tersebut, namun bisa melakukan apapun lewat smartphone, mulai dari entertainment, belajar, kerja, dan sebagainya. Salah satu dampak negatif tentang perkembangan teknologi terhadap pembaharuan karakter siswa di era digital adalah kemerosotan moral di kalangan masyarakat khususnya remaja dan pelajar/siswa menjadi salah satu tantangan sosial budaya yang serius. Jadi seorang guru haruslah benar-benar menyadari bahwa status mereka bukan hanya dipandang orang sebagai sebuah profesi namun guru juga dipandang sebagai  orang yang dipercaya untuk mengajar, mendidik dan membimbing untuk membangun karakter siswa di era digital ini.    Kata kunci: Pembimbingan,  Karakter,  Siswa

Referensi

Andar Gultom. Profesionalie, Standar Kompetensi, Dan Pengembangan Profesi Guru PAK. Bandung: Bina Media Informasi, 2007.

Atmoko, Nur Hidayat dan Adi. Sosial Budaya Dan Psikologis Pendidikan: Terapannya Di Kelas. Malang: Gunung Samudera, 2013.

Boehlke, Robert R. Sejarah Perkembangan Pikiran Dan Praktek Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Gunarsa, Singgih D. Dari Anak Sampai Usia Lanjut. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

H. Enklaar, Homrighausen E.G. Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1985.

Intarti, Esther Rela. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Motivator, Dalam Regula Fidei.†Jurnal Fidei Volume 1, (2016): 206.

Kosasi, Soetjipto dan Raflis. Profesi Keguruan. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.

Mulyana, A.Z. Rahasia Menjadi Guru Hebat Motivasi Diri Menjadi Guru Luar Biasa. Jakarta: Grasindo, 2010.

mur Jamal Ma, Asmani. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter Di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press, 2013.

Ngafifi, Muhamad. “Kemajuan Teknologi Dan Pola Hidup Manusia Dalam Perspektif Sosial Budaya, Dalam Jurnal Pembangunan Pendidikan : Fondasi Dan Aplikasi†Volume 2, (2014): 35.

Pazmino, Robert W. , Foundational Issues in Christian Education, Grand Rapids, Michigan, Baker Book House, 1988, 81, Sebagaimana Dikutip Samuel Sidjabat Dalam Bukunya Strategi Pendidikan Kristen. Yogyakarta: ANDI, 1994.

Puspita, Yesi. “Pemanfaatan New Media Dalam Memudahkan Komunikasi Dan Transaksi Pelacur Gay.†Jurnal Pekommas Vol. 18 No (2015): 204.

Robert W., Pazmino. Foundational Issues in Christian Education, Grand Rapids, Michigan, Baker Book House, 1988, 81, Sebagaimana Dikutip Samuel Sidjabat Dalam Bukunya Strategi Pendidikan Kristen. Yogyakarta: ANDI, 1994.

Sember, Ariwibowo Prijosaksono dan HM Roy. Control Your Life, Aplikasi Manajemen Diri Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2002.

Sinungan, Muchdarsya. Produktifitas, Apa Dan Bagaimana. Jakarta: Bumi Aksara, 1987.

Sri, Marasih. “Pengaruh Perkembangan Thenologi Informasi Terhadap Bidang Akutansi Manajeman, Dalam Jurnal Akutansi Dan Keuangan†Vol 2, No. (n.d.): 129.

Sugioyono. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfa Beta, 2014.

Tung, Yao Khoe. Terpanggil Menjadi Pendidik Kristen Yang Berhati Hamba. Yogyakarta: Adi Offset, 2018.

W.R.F. “takut†Dalam Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Wursanto. Manajemen Kepegawaian. Yogyakarta: Kanisius, 1987.

Diterbitkan

2023-04-24

Cara Mengutip

Marbun, N. (2023). Pembimbingan Guru Kristen Untuk Membangun Karakter Siswa Di Era Digital. KERUGMA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 107–118. Diambil dari http://sttiimedan.ac.id/e-journal/index.php/kerugma/article/view/104

Terbitan

Bagian

Articles